Tampilkan postingan dengan label POLRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POLRI. Tampilkan semua postingan

03 Maret, 2010

MTQ KE XXIV KABUPATEN SAMBAS


MTQ tingkat kabupaten yang dilaksanakan dikecamatan Tebas ini ternyata begitu banyak menyedot pengunjung,dari pantauan kami dalam dua malam awal menunjukan tingginya minat masyarakat Kabupaten Sambas akan event akbar bagi umat Islam”Musabaqah Tilawatil Qur’an yang ke 24 ini diadakan dilapangan kantor KAPOLSEK Tebas,dengan desain panggung yang sangat indah.


Pada kesempatan yang sama,tepatnya pada hari pertama Pawai pembukaan ,juga di barengi dengan usaha PEMECAHAN REKOR MURI untuk kategori REPLIKA BUAH JERUK RAKSASA (Replika buah jeruk terbesar se Indonesia) dengan diamameter 5x6 meter,dan usaha tersebut berhasil dan mendapat seretifikat dari Museum Rekor Indonesia (MURI),Replika buah jeruk raksasa ini terdiri dari susunan berton ton buah jeruk segar yang sampai saat ini masih dapat dinikmati kemanisannya,karena sekarang panitia tidak melarang pengunjung yang berminat mnenikmati buah tersebut.

Masih disekitar area Panggung disisi kiri,panitia membuka stand stand yang menjual bermacam macam barang ,mulai dari barang makan berupa kue kue sampai pakaian dan cendramata,anda juga bisa mengabadikan photo(fhoto) anda dengan mengeluarkan sedikit uang,karena ada stand yang khusus melayani jasa pemotretan atau sekadar cuci photo,..Jadi jangan sampai anda melewatkan untuk berfose didepan Replika Buah Jeruk Raksasa,atau beraksi (action) didepan panggung (mimbar) MTQ ke 24 sekabupaten Sambas..

Menurut ketua BKPRMI(Badan Koordinasi Pemuda Dan Remaja Mesjid) Kecamatan Tebas Awang Sajiman yang turut berperan sebagai panitia, peserta beserta seluruh official kontingen MTQ kali ini berjumlah 570 orang yang berasal dari seluruh kecamatan sekabupaten Sambas.



Buat teman teman pengunjung setia www.bert972.blogspot.com saya sertakan fhoto Saya saat meliput acara akbar ini,tak lupa sikecil yang selalu ikut berfose, bersama postingan saya ini,semoga bagi yang tak menyaksikan langsung bisa turut merasakan kemeriahan acara MTQ Ke XXIV sekabupaten Sambas kali ini.


Read more...

31 Oktober, 2009

POLRI VS KPK “KEPERCAYAAN YANG HILANG”

Persetruan dua institusi penegak hukum di Indonesia (KPK VS POLRI) tampaknya bakal berlangsung lama,dan semakin hari semakin membuat bingung dan ragu rakyat atas kredibilitas kedua instansi tersebut,disatu pihak terjadi aksi salin dukung mendukung yang tampaknya telah menjadi aksi politik pihak pihak tertentu yang ingin mengambil keuntungan dari situasi ini.


Terpecahnya dukungan kepada Polri dan semakin banyaknya dukungan dan simpati kepada KPK nampaknya bakal bergulir ke meja politikus politikus tanah air,hal ini bisa menghancurkan nilai nilai keluhuran hukum dan undang undang yang selama beberapa tahun ini sudah diajungi. jempol,segala kepercayaaan terhadap hukum yang dibangun oleh pemerintahan reformasi bakal mencapai titik nadir atau sebaliknya (titk kegemilangan)...?......

Kita tentu ingin melihatr sikap yang profesional dari pemerintah,karena membiarkan kasus ini berlarut terlalu lama akan sangat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,sebab ada elemen elemen tertentu yang memang sangat senang adanya polemik berlarut dinegeri ini,karena dengan demikian akan ada celah dalam upaya melemahkan citra dan kredibilitas Pemerintah RI dimata dunia dan dipandangan rakyatnya sendiri.

Tampaknya pemerintah harus melupakan sikap serba salah,karena kita pernah ingat lima tahun lalu ketika mantan menteri Hukum dan Ham (Yusril ihza Mahendra ) baru diduga terlibat kasus pencairan dana atau rekening liar di Depertemen Hukum Dan Ham yang sampai sekarang kasus tersebut tak terbukti secara hukum,maka pemerintah (SBY) langsung mengganti menterinya tersebut tanpa menunggu keputusan hukum,lalu mengapa sekarang Sby terkesan ragu untuk melihat dan koreksi terhadap oknum kepolisian yang dicurigai membuat skenario untuk menjatuhkan ketua KPK.
Bahkan sekarang anggota KPK yang lain terkesan turut dikorbankan.

Tampaknya keberhasilan Polri menumpas jaringan teroris di Indonesia,tidak cukup untuk membangun kepercayaan rakyat terhadap lembaga kepolisian tersebut,karena sekarang rakyat sangat sangat tidak yakin akan penegakan hukum diatas buruknya citra POLRI dimata Masyarakat.

Kita hanya berharap kebenaran yang hakiki akan selalu mendapat jalan kemenangan ,dan kita berharap kebenaran yang sesungguhnya bukanlah sebuah rekayasa.


Read more...

Pengikut

Download Ebook,Internet Mobile & Gadget

RANDOM POST

  © Blogger templates Modifikasi The Professional Gradient Template by Albert Kennedy 2010

Back to TOP