Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan

01 Oktober, 2009

SUARA

GORESAN PUISI By ALBERT KENNEDY

Suara hati coba dengarkan
Seribu angan tak seindah kenyataan
Hayal dan asa hanya biasan
Bentuknya semu bak bayang bayang

Biru samudera ingin kesebrang
Diantara awan kuingin terbang
Tinggalkan nyata tinggalkan jaga
Kuingin lena didunia maya

Hanya sekejap kudibuai leka
Suara azan bangunkan lena
Sadarkan jiwa ku didunia nyata
Ingatkan hamba pada sang pencipta




Read more...

30 September, 2009

FITRI

CORETAN PUISI BY ALBERT KENNEDY

Berlalu sudah hari yang fitri
Lembaran hitam memutih kini
Lapangkan dada lapangkan hati
Menyonsong mentari dipagi hari

Usai sudah galau dihati
Dosa dan luka pun telah pergi
Kini damaikan relung naluri
Jauhkan iri benci dan dengki

Walau sempurna belum tergapai
Dan bijaksana hanyalah andai
Namun usaha belumlah usai
Untuk wujudkan jiwa yang damai




Read more...

03 Agustus, 2009

PUISI CINTA


Goresan sunyi by: Albert Kennedy


Puisi cinta..!...
Adakah kau bisik kidung keriangan kala hatinya kesunyian
Adakah kau siramkan cinta dikala hatinya tersulut dendam
Adakah kau pancarkan sinar saat ia meraba dikegelapan
Adakah kau tebarkan putih disebalik warnanya yang hitam kelam


Puisi cinta...!...
Adakah mimpi dihati ,itu ilusi...
Ataukah hayal itu ,halusinasi...
Lalu apa arti suara hati...?...
Lalu dimana arti sejati......?...


Puisi cinta...!...
Katamu ...rindu bukanlah keluh dan kesah
Katamu ...Bunga yang harum tak mesti indah
Katamu....Seorang ksatria tak mesti gagah
Katamu....Warna dan rupa hanyalah wadah


Puisi cinta...!...
Adakah dirimu kan slalu berubah...?...
Karna katamu darah tak selamanya merah
Karna katamu Gambaran hati tak mungkin pasti
Karna katamu kau reikarnasi direlung naluri





Read more...

24 Mei, 2009

REFLEKSI

REFLEKSI

Karya : Rahmi Rahmayati

Ketika kau merasa
Dirimu langit
Mamukah kau menjadi atap
Yang melindungi segala sumber kehidupan ?..
Dan ketika kau merasa dirimu bumi
Mampukah kau menjadi hamparan
Yang melindungi akar akar kehidupan ?...
Jikalau kau
Belum mampu menjadi bumi
Jangan pernah kau berangan angan
Untuk menjadi langit
Namun…
Mengapa kau selalu merasa langit
Padahal
Membumi pun tidak sama sekali !...

Read more...

14 April, 2009

BUAIAN DAMBA

BUAIAN DAMBA

Goresan By: ALBERT KENNEDY

Kurangkai kata mencari makna
Kurangkai asa hiasi cita
Kurangkai kuntum anerka rupa
Untuk dirimu buaian damba

Tidak terbatas jarak dan waktu
Tiada batas siang malamku
Walau sejuta aral mengganggu
Tetap diriku ingin bertemu

Tak ingin air tak ingin hidangan
Lapar dan haus kuketepikan
Hanya terbayang seulas senyuman
Cukup bagiku gantikan sarapan

Ah….tudur tak lena mata berkaca
Terlalu lama malam kurasa
Harapkan siang saat kau tiba
Tebarkan senyuman mengusir lara

Read more...

06 April, 2009

GELISAH

GELISAH

Goresan dari : ALBERT KENNEDY

Kala langkah terasa gelisah
Hijau dan biru tak lagi indah
Bergelut resah dihati gundah
Tak tahu jalan harus kuarah

Bersama ragu bergayut pilu
Bersama haru minda tak tentu
Semakin galau sanubariku
Apakah rindu datang bertamu..?.

Tak jelas warna untuk kukenal
Tak jelas pola untuk kurangkai
Tak jelas bagiku,tak jelas dan semu
Apakah begini derita rindu..?...

Kutanya bintang juga rembulan
Bisu jawabnya,tak ada makna
Kutanya hati kutanya nurani
Hanyalah sepi,yang kutemui

Adakah rindu timbulkan gelisah..?..
Adakah cinta timbulkan gundah..?..
Walau merintih mata memerah
Tak jadi penawar,kutetap gelisah…

Read more...

30 Maret, 2009

PALESTINA

PALESTINA

Puisi by:ALBERT KENNEDY

Palestina apa dan siapa
Tak jelas tak nyata semu warnanya
Diguncang prahara serta nestapa
Akankah jelas ujung pangkalnya

Palestina…
Tak sempat bermimpi apalagi bernyanyi
Tak pernah sunyi dikepung api
Setiap hari diburu ngeri
Dipaksa berlari ataukah mati

Palestina
Tangisan bocah dibalas dentuman
Peluru dan mortir jadi sarapan
Pemimpin dunia kampanyekan perang
Menepuk dada dan teriak lantang
…..“Demi Perdamaian !!!”……

Read more...

25 Maret, 2009

DAMBA

Tak ingin kucari yang namanya sepi
Tak kuingini berteman sunyi
Tapi mimpi bawakan ilusi
Goda tidurku dimalam hari

Bawakan hayal bawakan angan
Bawakan kenangan wajah impian
Bawakan sepotong senyum harapan
Bawakan rindu serta kasmaran

Terasa jauh ingin kugapai
Tapi serasa tanganmu melambai
Membisik hati dikamar sepi
Memanggil mimpi diraga insani

Ah…kutau diriku dimabuk senyummu
Damba sepotong sapa akrabmu
Walaupun hanya dilayar biru
Tapi hadirmu tetap kutunggu….

Read more...

18 Februari, 2009

JENDELA KACA

JENDELA KACA

Ditepian batas jendela kaca
Kutatap serius setengah lena
Lembaran dan sudut sudut warna
Mencari damba yang entah dimana


Kususuri jalan penuh merayu
Walau tak pasti dan penuh ragu
Namun inilah jalan hidupku
Diam dan acuh slalu membisu


Terus berjalan dijendela maya
Kadang tersesat tak tau jalannya
Walau tlah lelah mata tamasya
Namun kuterus paksakan jua


Dilaman indah kadang kusinggah
Hilangkan lelah dan jua gundah
Meraba hamparan hurup dan angka
Tinggalkan pesan dan kadang tanya


Bila bersua yang lama kudamba
Letih dan penat hilang seketika
Mata yang layu berbinar bahagia
Bibir yang kaku senyum akhirnya.

Read more...

Pengikut

Download Ebook,Internet Mobile & Gadget

RANDOM POST

  © Blogger templates Modifikasi The Professional Gradient Template by Albert Kennedy 2010

Back to TOP