FOTO BUGIL PUTRI INDONESIA
Fhoto bugil Putri Indonesia ini sengaja Saya posting untuk membuktikan sesuatu bentuk yang bertolak belakang dari sikap pemerintah terhadap rakyat ...Lihatlah golongan jalanan yang terdiri dari para pelacur dan wanita wanita penghibur,mereka ditertibkan dan digiring kelembaga pemasyarakatan,padahal banyak diantara mereka melakukan rutinitas pekerjaan mereka hanya sekedar untuk bertahan dari kehausan dan kelaparan,atau untuk membeli pakaian anak anak mereka yang telah kumal.
Sementara lihatlah Pose bugil Putri Indonesia,yang ditayangkan oleh seluruh media cetak dan elektronik dari seluruh dunia,diputar pada headline terkini Televisi televisi ditanah air,disaksikan oleh KAKEK KAKEK yang Cuma bisa geleng geleng kepala saking “waaaahnya” ,dipelototi oleh remaja remaja ABG yang lagi penuh “gairaaaahhhh” ,dan disaksikan bocah bocah lugu yang tak sepenuhnya tau “untuk apa Puteri Indonesia kok jalan lenggak lenggok ngak pakai baju alias Bugilisasi”...???...
Mengapa Putri Indonesia yang membawa nama bangsa tercinta Indonesia dibiarkan mempertontonkan auratnya pada acara Miss Universe yang (katanya tertutup) tetapi diliput oleh media dari seluruh penjuru dunia,Foto dan video bugilnya setiap hari ditayangkan dalam berita berita televisi mancanegara...
Sementara disatu sisi pemerintah garang garangnya ingin memblokir situs situs yang menyajikan menu menu yang berbau PORNOGRAPHY,bukankah ini sangat bertolak belakang..?...Bagaimana pemerintah bisa memberantas pornography di Internet dan dijalanan,kalau Sang Ikon “PUTRI INDONESIA” saja berbau pornography...
Sekali lagi saya muat gambar gambar ini agar semua bisa membedakan mana kontes budaya dan mana yang Foto bugil...Ataukah budaya kita memang dulunya seperti itu...?...tentu semua bisa menjawabnya...
Saya tunggu komentar dan ucapan hati nurani anda...!...
12 komentar:
Cukup memalukan.....
dapat dari mane ye bang... hahahaha...
yedi bang, ape nak jadi ke kallunye ngan indonesia tok e...
DARI TV LUAR NEGERI
fotonya biasa aja tuh...yg porno yg mikir porno...jika libido mengalahkan akal...apa bedanya dengan anjiiing...
aurat wanita itu sekujur tubuh, kecuali wajah dan telapak tangan. Jadi jelas gak sesuai / pas / mengumbar / mengobral aurat tuh pakaian.
ape nak jadi bini becacak ke dapur ngitung beras
mereka kan pelacur kelas atas (terhormat) jadi agak susah di berantas,,,
ini semua bukan bertolak belakang................
tp pd umumnya kaum di indonesia ini "MUNAFIK"
ini semua bukan bertolak belakang dg kenyataan............
tapi emang pada umumnya mreka semua "MUNAFIK"
gmn pun org bicara,,mreka dg gampangnya menjawab...mreka hanya menjalankan pkerjaan n harus profesional............
sehingga aurat buat mreka tdk peting............
knp gak diperkosa aja tuh rame2 putri2 indonesia tuh klu emang mreka dah gak peduli dg aurat mreka..........
demi tren n perkembanga negara............sampai2 akhlak da imege negara beragama pun digadaikan n di hiraukan................
Nauzubillah Minzalik..
hadew... nggak pernah juara juga.. mending nggak usah ikut ajang2 ginian. nggak penting juga. toh indonesia nggak akan jadi kaya dan terkenal stlh ikut2an acara kyk gini. yg ada, indonesia cuma dipermainkan..
MODERNISASI, GITU KOK BOGEL MASIH PAKE KANCUT MA BH BANG...
Menurut saya, hal itu kembali pada diri masing-masing. Dan diri masing-masing itu cukup banyak dipengaruhi budaya setempat. (NB : di sini saya tidak akan menjabarkan sudut pandang agama karena masing-masing agama berbeda pandangan dan tidak memiliki titik temu)
Di Indonesia, bikini dirasa menjadi pakaian pengumbar gairah. Jika saya sedang berada di Indonesia dan melihat seorang gadis berbikini, saya pun pasti "hard-on". Tetapi, saya pernah berjalan-jalan di sebuah pantai di Australia dengan seorang teman lelaki saya dari Indonesia. Kami melihat dua gadis berbikini sedang bercanda dan berlari-lari. Payudara mereka bergoncang-goncang, jelas. Namun, kami tidak merasakan sesuatu yang "wow" saat itu. Begitu juga pengunjung-pengunjung lain di pantai itu. Mengapa? Karena bagi mereka bikini adalah hal yang biasa. Tak ada yang perlu di-wow-kan dengan bikini.
Bagi kebanyakan orang luar negeri, bikini bukanlah sarana mempertontonkan aurat untuk mengumbar nafsu. Bikini adalah media seni, media keindahan. Walaupun angka bikini tinggi, angka pemerkosaan rendah. Berbeda dengan di Timur Tengah. Angka pemerkosaan tetap tinggi walaupun para perempuan sudah bercadar.
Sekali lagi, itu semua tergantung kebudayaan masing-masing. Di luar negeri, guru kelas melukis sering menghadirkan seorang model wanita telanjang untuk berpose dan dilukis para muridnya. Dan mereka biasa saja, tak ada yang "get horny". Mereka hanya fokus pada tarian tangan mereka di atas kanvas. Mungkin, jika hal itu dibawa ke Indonesia, murid-murid malah minta kenalan bukannya belajar, hehe
Posting Komentar
Pengguna anonim bebas berkomentar,tapi "Maaf" semua komentar memerlukan persetujuan untuk diterbitkan.